Resensi Buku
1. Judul
Buku : "The Power Of
Kepepet"
2. Pengarang : Jaya Setia Budi.
3. Penerbit :
Gramedia.
4. Jml
Hal. : 116 Halaman.
5. Cetakan : Ke-enam (Desember 2009)
Pendapat :
Bagi mereka yang ingin
jadi pengusaha muda, buku ini mungkin sangat tepat untuk di baca, karena buku
ini mengulas bagaimana menjadi seorang pengusaha dengan cara tercepat, di
sertai dengan cara-cara terampuhh untuk menjadi pengusaha yang sukses.
Kata-kata yang mungkin berkesan bagi saya , setelah membaca buku ini adalah
"Ketika terlalu lama memulai dari Nol , maka mulailah dari 5 atau 6
". dan mungkin buku ini adalah salah satuny yang menginspirasi saya untuk
membuat blog dan segal bentuk postingannya. mudah-mudahan buku ini juga dapat
menginspirasi teman-teman yg membacanya sekalian.
Resensi :
Lebih Baik kecil jadi
kuli, lalu dewasa jadi BOS atau pengusaha .dengan menjadi seorang pengusaha
kita tak hanya di tuntut untuk kreatif, dan berani action saja , tapi
yang terpenting harus SIAP BANGKRUT , karena bagi sebagian orang menjdi
pengusaha hanya karena keuntungan saja , namun ketika mengalami kebangkrutan,
maka apapun akan di salahkannya dan menganggap tuhan tidak adil . Loh kenapa bisa begitu, karena mungkin dia
belum SIAP BANGKRUT.
ada 2 sebab yang membuat
orang tak tergerak untuk berubah, yang pertama impiannya kurang kuat dan
yang kedua tidak kepepet. contoh
sebuah kisah salesman bekerja di suatu perusahaan. seperti perusahaan
lainnya , mereka menerapkan sistem bonus. "Jika Anda mencapai target yang
telah ditentukan, maka anda akan mendapat bonus jalan-jalan ke luar
negeri!" kata manager-nya. "Gimana , Semangat?" lanjut manager
berinteraksi. "Semangatt..ngatt..ngatt!". sambut salesman,
sambil mengepalkan tangan nya seolah siap tempur Bulan demi bulan beralalu
tanpa pencapaian target. Kemudian si manager bertanya, "Apakah Bonus Yang
Saya tawarkan kurang besar?". Salesman menjawab, "Tidak Pak,
Cukup besar, mudah-mudahan bulan depan tercapai, pak." Setelah 3 bulan
masa 'iming-iming' tak berhasil, si manager mulai mengubah strategi. Dia
berteriak agak menekan di dalam meeting-nya, "Pokoknya Jika anda
tidak bisa mencapai target penjualan yang sudah saya tetapkan anda saya
PECAT!". Nah keluarlah keringat dingin si salesman. Sekeluarnya
dari ruangan dia langsungb menyambangi(mendatangi) calon-calon pelanggannya,
kerja mereka pun semakin giat. Malas , Malu, Nggak PeDe-nya hilang seketika.
Koq bisa? karena kepepet! yang dia pikirkan , jika dia tiak dapat memenuhi
target, dia akan di pecat. Jika di pecat , penghasilannya akan nol. "Trus
, anak istriku makan apa?" pikirnya. Aneh nya , target penjualan yang
selama ini tidak pernah tercapai, bisa juga terlampaui. Itulah yang disebut The
Power of Kepepet. 97% orang termotivasi karena kepepet, bukan karena
iming-iming. Maka ada pepatah mengatakan :
"Kondisi
kepepet adalah motivasi terbesar di dunia "
MEMELARKAN OTAK
Sekarang kita akan
beranjak lebih jauh lagi. Tujuan dari menciptakan kondisi kepepet adalah
mendorong kita untuk tidak menunda dan segera ACTION. Jika anda mengetahui
potensi anda yang sesungguhnya, maka anda baru percaya bahwa anda bisa
melakukan lebih dari sekarang.


Suatu
hari, di suatu kafe kota kecil di austria , seorang wartawan bernama jim
collins, mewawancarai seorang juara binaraga dunia ( Mr. Universe ). Wawancara
tersebut bukanlah hal yang istimewa bagi seorang juara dunia binaraga, tapi
impiannya untuk menjadi “Bintang film box office”, yang membuat jim tergelitik
untukbertanya. Kenapa? Bukanlah hal yang mudah untuk menjadi bintang film
hollywood, apalagi untuk orang luar amerika. Kemudian dia pun betanya,
“Bagaimana caranya kamu masuk ke hollywood an menjadi bintang film box office?”
Mr.universe menjawab, sambil menunjukan oto bisepnya, “Dengan cara yang serupa, bagaimana aku melatih otot-ototku!!”
tegasnya. Apa yang dia impikan menjadi kenyataan. Di tahun 1970 dia memerankan
filmnya pertama yang pertama, Hercules In new york” dan 14 Tahun kemudian
melalui Filmnya “Terminator”, dia berhasil merebut box office. Siapakah Orang
Itu ? Arnold Schwarzeneger, Gubernur California Ke-38.

Otak Kita bekerja
Layaknya Otot. Jika Otot dilatih
dengan beban, begitu juga otak dilatih dengan 'Beban Pikiran' atau masalah.
Agar otot kita membesar, kita harus melatihnya tiap hari dan makan makanan yang
bergizi serta menyantap suplemen. Harusanya kita bersyukur karena bisa
berlatih. Tentu Saja Tidak boleh overdosis. Ingat Memelarkan bukan berarti
merusak!!
TEH BOTOL
Mungkin selintas anda
berpikir, berapa sih untungnya berjualan teh botol di pinggir jalan? Tahu tidak
berapa modalnya ? Kalau gerobak dan box pendinginnya dapat pinjaman dari
sponsor, misal freshtea (Coca-cola Group), berarti modal kita nyaris
Nol, paling-paling untuk deposit atau kulakan minumannya. Mau tahu berapa
kulakannya? Contoh satu teh botol, kulakannya harga 700 rupiah saja. Nah berapa
harga jualnya? Paling murah 2000 rupiah, betul tidak? Kalau tempatnya ramai,
sehari bisa laku 100 botol, bervariasi, bisa freshtea, coca-cola,
Mizone, atau Aqua. Ok, Kita pukul rata saja deh, untungnya 1300
rupiah per botol, di kali 100 botol perhari. satu bulan bisa mendapat 3,9 juta
rupiah. Jika di potong dengan biaya gaji penjaga minuman, 1 juta rupiah (udah
lumayan gede lho) , sisa 2,9 juta rupiah. Katakanlah retribusi dan sewa
tempat (1m2), 900 ribu rupiah, masih sisa 2 juta rupiah. Penghasilan
2 juta rupiah per bulan.
DIKALI 30
Jika kita memiliki 30 tempat berarti tinggal dikalikan saja 2 juta
dikali 30 berarti enghasilan perbulan sekitar 60 juta rupiah. Jangan pernah
meremehkan hal yang kecil. "Small Is Beautiful".